Batas waktu penutupan edisi Juni -> 21 April
Dari Turin ke Monaco: sejarah reli kembali hidup selama Monte-Carlo Historique.
TURIN – Hampir seminggu setelah Reli Monte Carlo tradisional, mesin-mesin kembali dinyalakan di Turin. Pada hari Minggu, 1 Februari, Reli Monte-Carlo Historique ke-28 dimulai di sana. Bukan di kawasan industri yang tidak dikenal, tetapi di pondok berburu terkenal Stupinigi. Sebuah tempat yang kaya akan sejarah. Hampir 300 mobil reli bersejarah berada di garis start. Sekitar tujuh puluh di antaranya berangkat dari Turin.
Teks dan foto: Peter Vader
Keberangkatan dari seluruh dunia
Tidak semua peserta memulai dari Italia. Titik start lainnya termasuk Barcelona, Reims, Bad Homburg, dan bahkan John o' Groats di Skotlandia. Jumlah peserta yang besar menjadikan Turin sebagai pusat olahraga motor bersejarah untuk satu hari. Kota yang dikenal dengan Juventus, FIAT, dan arsitekturnya yang indah ini, sepenuhnya berfokus pada reli. Auto Motor Klassiek Saya berada di sana dan menyaksikan budaya motorsport dalam bentuknya yang paling murni.
Kembali ke akar
Edisi tahun ini terasa seperti perjalanan kembali ke masa lalu. Mobil-mobil klasik sekali lagi berpacu melewati lanskap dataran tinggi yang tertutup salju—pemandangan yang sudah lama hilang. Dari Turin, rute mengarah melalui Pinerolo dan Sestriere menuju Prancis. Garis finis secara tradisional berada di Monaco. Berkat Automobile Club Torino, reli ini telah menjadi acara tetap di kota tersebut.
Inspeksi ketat
Persiapan dimulai pada hari Sabtu di markas ACI. Di sana, mobil-mobil diperiksa dengan cermat. Persyaratannya ketat, sebagian karena peraturan keselamatan. Mesin dan teknologi harus seoriginal mungkin. Tim sering menghabiskan waktu setahun penuh untuk perawatan dan detail. Bukan perbaikan kosmetik cepat, tetapi sejarah otomotif murni di atas roda. Suasananya hangat. Rasanya seperti reuni besar.
Masyarakat menikmati
Pada Minggu pagi, rombongan peserta berangkat dari Automobile Club Torino di bawah terik matahari. Dalam konvoi, di tengah lalu lintas harian, mereka menuju Stupinigi. Puncak acara berlangsung di alun-alun besar di depan pondok berburu. Mobil-mobil berjejer di area parkir tertutup. Para penonton berkerumun di sekitarnya, mengagumi museum bergerak dari dekat.
Suara tembakan pembuka
Sinyal start resmi berbunyi pukul 14.30. Sebuah mobil berangkat setiap menit. Pengecekan waktu pertama dilakukan di Perosa, diikuti oleh Sestriere. Rute kemudian berlanjut sepanjang minggu melalui Gap, Valence, dan Avignon menuju Nice. Sebagian besar reli akan dilalui dalam lalu lintas normal. Poin akan diberikan untuk konsistensi dan ketepatan. Tahapan sebenarnya akan datang kemudian.
Kekerasan klasik
Rallye Monte-Carlo Historique bukan hanya tentang kecepatan semata. Ini tentang kontrol, keandalan, dan strategi. Mobil-mobil dari tahun 1950-an hingga 1980-an beraksi. Porsche adalah yang paling banyak diwakili, dengan model-model termasuk 911 SC dan 924 Turbo. Fiat, Alfa Romeo dan Lancia meninggalkan kesan yang mendalam.
Ikon penggerak
Yang paling menarik perhatian adalah Lancia Stratos, senjata legendaris tahun tujuh puluhan. Juga Fulvia HF, Fiat 124 Abarth, dan berbagai mobil lainnya. AlfaMobil-mobil itu ada di sana. Mobil-mobil dengan cerita. Mobil-mobil dengan sejarah. Reli berakhir di Monaco. Di sana, olahraga dan nostalgia berpadu. Rally Monte Carlo Historique adalah acara yang akan terukir dalam ingatan Anda selamanya.

Hebat!! Dan lihat: hanya orang Italia dan Prancis yang membuat mobil paling ringan dan tercepat (bersama dengan Mini, tentu saja). P.S. Saya kekurangan beberapa Bertone!
Laporan dan foto yang sangat indah.